College Life

By Fenty Erdiman - February 22, 2016

This post is dedicated for the students or friends that far from home because of struggling with their education for the bright future.


Semester pertama bagi mahasiswa baru, it feels so fascinating and different. Segala sistem yang berbeda dari dunia Sekolah Menengah Atas start from the teaching and learning systems, scoring, attendance and friends. Menurut saya, semua nya itu serba mandiri. semester pertama belum ada apa-apa nya dibanding dengan semester selanjutnya. jadi, kalau yang mau ipk nya tinggi usahain di semester awal-awal gitu deh. 

Berbagai tipe dosen akan ditemui disini. mulai dari dosen yang baik banget, nyebelin dan dosen yang gak di duga-duga. dosen yang baik banget itu sejenis yang kalau ngajarin super enak dan ngasih nilai pun juga ntap abis. yang nyebelin biasa nya yang ngasih nilai pelit dan ngajar ga enak pula. dan dosen yang unpredictable like they teach and looks so innocent but ketika ngasih nilai so horrible and then dosen yang looks so killer tapi ngasih nilai t-o-p b-g-t.



How to get along with new environment?

Usahakan cari teman yang selalu menambah semangat belajar and think about their future also already planned well tapi masih mikir hang out asal bisa bagi waktu. Jangan nyari yang hedon atau cakep atau yang punya kendaraan bisa diajak sana sini doang. you need to balance your activities whether academic nor fun. karena gimana pun, lingkungan pasti bakal mempengaruhi gimana cara kita berfikir dan berperilaku. ketika berada di lingkungan temen yang nuntut harus belajar, gimana pun juga pasti bakal terpacu buat ikutan belajar. but when it comes to having fun, cari lah teman yang juga bisa di ajak senang-senang.

Joining organization(s)?

It is up to you for joining organization since the 1st semester you start college. eventho, i didn't join any organizations for the first year but i think i will in my 2nd year. I have to concentrate and adapt dengan kehidupan perkuliahan mulai dari cara belajarnya harus gimana sampai ngatur waktu nya gimana. but i think it a must masuk dalam sebuah organisasi, to socialize with people and also learn how to be a leader dan juga tata cara kerja dalam sebuah organisasi. cari organisasi yang bisa membentuk diri kamu menjadi lebih baik lagi dan bisa membuat perubahan cara berpikir yang selama ini hanya mutar-mutar disana aja. get out from your comfort zone, karena mulai dari hal-hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan, muncul lah bakat-bakat terpendam and you gonna love and proud of it anyway.

Homesick?

Feeling so lone. bukan karena gak punya temen tapi sepi dan capek aja gitu. pasti yang anak rantau ngerti deh perasaan ini. kangen orangtua, kangen rumah yang serba lengkap dan ada, dll. dan ketika di perantauan ya hanya di kamar kost. mau senyaman apapun kamarnya, gak bisa ada yang nandingin kamar dirumah. masakan rumah. isi kulkas yang complete. di perantauan harus hidup sendiri, mandiri, ngatur ini itu, mulai dari pengeluaran, bersih-bersih, makanan, kesehatan. kalau lagi kangen......ya, tahan aja beberapa bulan lagi juga pulang. dan pastinya selalu ditunggu-tunggu. dan setiap pertemuan pasti jauh lebih berharga.

Kost-Kost an?

Cari yang punya jam malem nya tapi masih bisa bebas karena dikasih kunci gembok masing-masing. Saya nge kost yang punya jam malem but not too strict as long as we wrote our name in the notebook that we will be home late night so the garage wont be locked. i have to say, most of the room occupant are seniors. all of them. sangat membantu. and get along really so well. hang out? ok. belajar? ok. make a friends with people that older than you is better. apalagi saya kuliah hukum, jadinya kalau ada kasus-kasus bisa tinggal tanya bagaimana penyelesaiannya. gak mesti harus nongkrong bareng temen kerja kelompok yang ujung-ujungnya jadi rumpi dan tugas prioritasnnya malah ga beres.

The final term examination?

Okay, i just finished my first term examination. and the result was so satisfying. eventhough a week before uas i came back to batam and met my family and boyfriend. i am so displease tentang jadwal liburan kita yang tidak pernah sama. but i'll cherish every second we shared anyway. dan alhamdulillah bukan menjadi penghalang gak konsen belajar or whatever. because i only lost 0.2/4.0 point to reach my perfect cumlaud. i'll take it as the perk of being in long distance relationship. belajar konsen karena emang niatnya kuliah bukan cari jodoh. and how to get a cumlaud? try to get to know tentang dosen yang ngajar. bagaimana cara menjawab soalnya kelak. gimana caranya? ya tanya dong sama senior. this is why you need to be a friends with 'em. turutin gimana maunya si dosen. kalau dia tipe nya yang to the point, nah singkat-singkat asal ngena jawabnya ya aman deh nilainya. kalau yang suka bertele-tele ya turutin aja dan jangan capek menulis jawaban ya karena soalnya essay cuma beberapa doang tp jawaban bisa berlembar-lembar hehe. di kelas jangan ngerumpi, dengerin kata dosen dan catet yang penting. ga usah ngandelin catetan temen, karena kalau nulis sendiri jauh lebih inget pelajarannya. this is why its called with mahasiswa, semua sikap dan gaya berpikir SMA harus ditinggalin. you need to take a change. it depends on yourself.

So the point is jangan mengeluh. because we are one of the luckiest untuk bisa duduk di bangku perkuliahan. it doesn't matter mau kuliah Ptn, Pts, Institute, Kedinasan but as long as you take it seriously, inshaAllah selalu ada jalan. mau se elite apapun lingkungan perkuliahan kamu, kalau bukan berasal dari individu yang bermutu so it will be useless and clueless. dan jangan lupa selalu inget Allah. jauh dari keluarga jangan pernah tinggal sholat dan baca al-quran. karena hidup selalu berimbang, dunia dan akhirat.

Semangat semester dua, sobat!

p.s: selalu pasang target 4.0 ya ketika UAS menjelang hehe no matter how hard it takes.

Yogyakarta, 02/22.

My first post in 2016.

XoXo- F

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments