Hallo..Ini adalah post pertama aku di tahun 2018. kenapa sekarang jarang banget ngepost? karena emang belum ada waktunya aja dan juga terlalu sibuk sama kehidupan sehari-hari, yang sebenarnya pengen di ceritain di platform ini selalu ada, cuma buat apa? lol therefore, all the materials here must be properly filtered before i decided to finally share.
Hari ini, aku mau cerita tentang kucing-kucing ku dan ini pertama kalinya aku melihara yang bener-bener melihara kucing, bukan cuma sekedar kasih makan doang kalau mereka datang tapi literally melihara! geez..ternyata it was not only fun but hard at the same time, dude. Jadi, tips simple kali ini adalah bener-bener mikirin matang banget kalo mau melihara peliharaan, which is kucing, anjing, kelinci, or whatever it is. Jadi, sebenarnya udah lama banget aku pengen melihara kucing dari kecil, cuma selalu gak dibolehin karena kucing-kucingku sebelumnya suka poop sembarangan dan juga mungkin masih riweuh kali ya ortu ku ngurusin anak-anak dan kucing sekalian wkwk. pokoknya setiap videocall atau voicecall sama ibu, selalu minta pelihara kucing terusss tapi mau nya yang sejenis anggora atau persia or at least blasteran, ceritanya biar keren.
Dan berawal dari seringnya kucing lokal betina yang hamil tanpa diketahui indentitasnya dan siapa yang menghamili datang ke rumah dan selalu minta makan, dan kasian juga karena lagi hamil tua. beberapa bulan kemudian lahirlah anak-anak yang lucu-lucu 3 ekor. wait, pokoknya aku belum sayang sama kucing-kucing ini, karna kekeuh mau nya yang persia/anggora. dan waktu itu pas banget timingnya harus balik ke jogja lagi jadinya tidak bisa ngerasain bareng-bareng sm anak-anak kucing itu. However, ibuku selalu ngasih makanan tetep ke mereka bertiga dan sampai ke tahap mereka bertiga dibolehin masuk ke rumah. tapi sebatas karpet doang..lucu banget! warna nya kuning garis-garis coklat seperti corak harimau. Di tahap ini, masih aku belum sayang dan mereka masih belum punya nama. sampe salah satu dari mereka hilang dan sisalah 2 ekor lagi.
Gatau kenapa, mereka dipakein kalung ala-ala peliharaan gitu sama ibuku, dan tiap hari tetep dikasih makan dan makanannya khusus dibeliin untuk mereka, ikan segar tongkol putih yang di rebus 1 kotak tupperware sendiri hahah dan anehnya kurang suka wiskas. mulai dari situ, ibuku selalu up to date ngasih kabar tentang mereka, kirim-kirim foto dan sampe akhirnya kepikiran buat kasih nama. Bundel dan Sipink.
Bundel dan Sipink, kucing yang suka kelahi tapi tetep saling sayang. Ketika pulang ke Batam Bulan Februari, 2018 kemaren, full day aku selalu sama Sipink dan Bundel. Sounds cliche, but it feels like love at the first sight. I love them so dearly, and people might think i'm crazy lol. Eventhough they are not persian or anggora, once you love someone, despite of their ordinary looks, you love them still. Well, they're not really someone because they are animals. But i must admit, they are very beautiful and clean and you guys gotta admit it too.
I'll tell another story of Bundel dan Sipink in another occasion because this post already reach the limit. Thanks.
P.s: Sipink already passed away, and he always be missed and loved by our family.
I'll tell another story of Bundel dan Sipink in another occasion because this post already reach the limit. Thanks.
P.s: Sipink already passed away, and he always be missed and loved by our family.
XoXo-F







